Sabtu, 28 November 2015

Kata-kata Kunci Sekolah Minggu



Sekolah Minggu merupakan warisan yang begitu mulia. Dikatakan mulia karena mempersiapkan generasi gereja dan bangsa. Untuk itu maka pokok-pokok ini penting: Bagian Pendahuluan Sekolah Minggu, MEMBUAT KURIKULUM SEKOLAH MINGGU SENDIRI . Makalah Desain Kurikulum Sekolah Minggu. Kurikulum Sekolah Minggu Lengkap. Bahan-Bahan Sekolah Minggu. Bagian Pendahuluan. Usulan desain kurikulum bagi sekolah minggu di . Silakan membaca isi blog ini untuk menemukan jawabannya

Senin, 16 November 2015

Pengertian Desain Kurikulum Sekolah Minggu



Desain kurikulum Sekolah Minggu merupakan suatu kegiatan yang lebih tertentu dan saksama dalam pimpinan Roh Kudus. Desain kurikulum adalah proses yang disengaja tentang suatu pemikiran, perencanaan dan penyelesaian bagian-bagian, teknik, dan prosedur yang mengatur tujuan Sekolah Minggu yang berlangsung dalam pimpinan Roh Kudus . Bila telah menyelesaikan tahap-tahap tersebut maka selesailah tugas desain kurikulum Sekolah Minggu. Tugas selanjutnya adalah tugas-tugas melaksanakan kurikulum Sekolah Minggu tersebut di Gereja dan memonitor pelaksanaan pengembangan kurikulum Sekolah Minggu.

Sedangkan pengembangan kuriulum Sekolah Minggu atau disebut juga curriculum development atau curriculum planning Sekolah Minggu menunjuk pada kegiatan menghasilkan kurikulum (yaitu perencanaan tentang: tujuan, bahan/materi, proses: strategi, metode dan media, evaluasi) kegiatan ini lebih bersifat konseptual daripada material. Yang dimaksud dalam kegiatan pengembangan Kurikulum Sekolah Minggu adalah penyusunan , pelaksanaan , penilaian dan penyempurnaan yang dapat dilakukan oleh Komisi Sekolah Minggu atau jika belum ada maka dilakukan oleh guru Sekolah Minggu.  Jadi, yang dimaksud dengan pengembangan kurikulum Sekolah Minggu adalah suatu proses yang menentukan bagaimana pembuatan kurikulum Sekolah Minggu akan berjalan. Dalam pembuatan kurikulum Sekolah Minggu mesti memperhatikan beberapa pertanyaan-pertanyaan berikut:  Siapa akan dilibatkan dalam pembuatan kurikulum, guru, administrator, orang tua, atau siswa Sekolah Minggu? Apa prosedur yang akan digunakan dalam pembuatan kurikulum Sekolah Minggu, petunjuk administratif, komisi atau staf pengajar Sekolah Minggu atau konsultasi dengan para ahli dari STT? Jika komisi yang digunakan, bagaimana mereka akan diatur?. Pengembangan kurikulum Sekolah Minggu yang terbaik adalah proses yang meliputi banyak hal yakni : (1) kemudahan-kemudahan suatu analisis tujuan Sekolah Minggu, (2) rancangan suatu program Sekolah Minggu, (3) penerapan serangkaian pengalaman yang berhubungan dengan Sekolah Minggu, dan (4) peralatan dalam evaluasi proses pelaksanaan Sekolah Minggu. Secara singkat, pengembangan kurikulum Sekolah Minggu adalah suatu perbuatan kompleks yang mencakup berbagai jenis keputusan yang tentunya mengadalkan Roh Kudus sebagai inspirator penyusunan Kurikulum Sekolah Minggu.(Modifikasi dari berbagai pemikiran, seperti Hilda Taba, 1962 : 6).

Kontrak Pembelajaran Desain Kurikulum Sekolah Minggu



KONTRAK PEMBELAJARAN

I.                    Identitas Mata Kuliah

Nama Mata Kuliah                   : Disain Kurikulum Sekolah Minggu IKSM
Pengajar                                   : Pdt. Yonas Muanley, D.Th.
Semester                                  : V
Bobot                                       : 2 SKS
Hari Pertemuan                       : Selasa
Tempat Pertemuan                   : Kampus Sekolah Tinggi Teologi IKSM SA

II.                 Manfaat Mata Kuliah

Mata kuliah ini disajikan dengan pendekatan semangat pengalaman belajar berbasis kemampuan atau sering disebut di Negara kita, Kurikulum Berbasis Kompetensi. Kompetensi yang diharapkan untuk dicapai oleh mahasiswa dalam mata kuliah ini menentukan pendidik memilih topic-topik yang sesuai dan berkorelasi dengan kemampuan (rumusannya lihat di standar kompetensi dan Kompetensi Dasar).  Dalam konteks berpikir demikian maka kemanfaatan mata kuliah Disain Kurikulum Sekolah Minggu bagi mahasiswa yaitu mahasiswa ditolong mengolah kemampuan mendisain kurikulum Sekolah Minggu dalam berbagai usia. Pembahasannya meliputi: Arti disain kurikulum Sekolah Minggu, Komponen Kurikulum Sekolah Minggu, Entrepreneur Disain Kurikulum SM (Guru Sekolah Minggu Bermental Entrepreneur), Praktik Mendisain Kurikulum Sekolah Minggu, Publikasi Disain Kurikulum Sekolah Minggu secara Online (Blog, Youtobe, dll).

III.               Deskripsi Mata Kuliah

Demi mencapai standar kemampuan yang diharapkan dalam mata kuliah ini maka ruang lingkup pembahasan materi kuliah ini difokuskan pada beberapa kompetensi dasar dan indikatornya. Proses pembelajaran mata kuliah ini dirancang dalam beberapa pokok bahasan yaitu:
Arti disain kurikulum Sekolah Minggu, Komponen Kurikulum Sekolah Minggu, Entrepreneur Disain Kurikulum SM (Guru Sekolah Minggu Bermental Entrepreneur), Praktik Mendisain Kurikulum Sekolah Minggu, Publikasi Disain Kurikulum Sekolah Minggu secara Online (Blog, Youtobe, dll).

IV.             Skema Perkuliahan/Peta Perkuliahan
Mata Kuliah : Disain Kurikulum Sekolah Minggu  IKSM

Mampu Mendisain Kurikulum SM Berciri IKSM SA dan Mengentrepreneur Dalam Pelayanan Gereja
(Standar Kompetensi)

Mempublikasi Disain Kurikulum SM Secara Online

Praktik Mendisain Kurikulum SM
 
Entrepreneur Disain Kurikulum SM
(Kompetensi Dasar 3)

Merekonstruksi Komponen Kurikulum SM
(Kompetensi Dasar 2)
Menjelaskan Pengertian Disain Kurikulum SM Berciri IKSM SA
(Kompetensi Dasar 1)

                                                                                                                             

-------------------------------------------------------------------------------------------------------
                                                                                                                                      Entry Behaviour
                                                                                       1.  Pengantar PL dan PB
 
2.       Kurikulum PAK
3.       Tafsir PL dan PB
4.       Strategi Pembelajaran
5.       Perencanaan Pembelajaran
6.       Evaluasi Pembelajaran
7.       Menguasai kata-kata kerja operasional utk tiga ranah: Kognitif, Afektif dan Psikomotorik
8.       Teknologi dan Media PAK


           
V.                Kompetensi Dasar dan Indikator/Tujuan Instruksional

Pada akhir perkuliahan ini mahasiswa menunjukkan kemampuan dalam mendemonstrasikan setiap kompetensi dasar yang ditandai dengan indicator-indikator sbb:

1.      Merumuskan Pengertian Disain Kurikulum SM IKSM SA
Indiktor:
a.       Menjelaskan pengertian Kurikulum umum
b.      Mengidentifikasi beragam definisi kuirkulum
c.       Memodifikasi beberapa definisi kurikulum menjadi kurikulum SM
d.      Merumuskan decara mandiri pengertian Kurikulum dan Disain Kurikulum SM
e.       Menetapkan definisi konseptual dan operasional Disain Kurikulum SM sebagai hipotesis Instruksional selama 1 semester (Januari – Mei 2015)

2.      Merekonstruksi Komponen-komponen Kurikulum Secara Profesional

a. Mampu Merumuskan Tujuan Pengajaran SM berbasis Kompetensi
b. Mampu merekonstruksi Materi Pengajaran SM
c. Mampu melaksanakan Proses Pengajaran SM
d. Mampu mengadakan Evaluasi SM

3.      Merancang Silabus dan Satuan Pengajaran SM (Rencana Pengajaran SM/RPSM)
a.       Membuat kontrak Pembelajaran Sekolah Minggu sesuai Tingkat Usia
b.      Membuat silabus Sekolah Minggu sesuai tingkatan usia
c.       Membuat Satuan Pengajaran Sekolah Minggu sesuai tingkatan usia
4.      Mengembangkan kemampuan entrepreneur Disain Kurikulum SM
a.       Mengembangkan Mental Pejuang (Mental Entrepreneur Penggagas Sekolah Minggu: Robert Raikes)
b.      Mental berani mengambil resiko (Mental Entrepreneur Penggagas Sekolah Minggu: Robert Raikes)
c.       Mengembangkan Kemampuan Kreatif (Mental Entrepreneur Penggagas Sekolah Minggu: Robert Raikes)
b.   Mengembangkan kemampuan Inovatif (Mental Entrepreneur Penggagas Sekolah Minggu: Robert Raikes)
e.   Mengembangkan kemampuan Altruis (Mental Altruis Penggagas Sekolah Minggu: Robert Raikes)
f.   Mengembangkan kemampuan Multikultural Sekolah Minggu

5.      Praktik Mendisain Kurikulum SM

a.       Disain KURIKULUM SM Usia 3 Tahun
b.      Disain KURIKULUM SM Usia 4-5 Tahun
c.       Disain KURIKULUM SM Usia 6-8 tahun
d.      Disain KURIKULUM SM Usia 9-11 Tahun
Atau bisa dimodifikasi lagi pengelompokkan di atas


6.      Mempublikasi Disain Kurikulum SM

a.       Publikasi melalui website Profesional
b.      Publikasi melalui website gratis
c.       Publikasi melalui blog
d.      Publikasi melalui YouTube
e.       Publikasi melalui Koran/majalah (Contoh Pendiri SM: Robert Raikes)


7.      Organisasi Materi Kuliah

Pendahuluan
1.      Pengertian Disain Kurikulum SM IKSM SA

2.      Komponen-komponen Kurikulum

3.      Mengembangkan kemampuan entrepreneur Disain Kurikulum SM

4.      Praktik Mendisain Kurikulum SM

5.      Publikasi Disain Kurikulum SM

Penutup
8.      Pendekatan dan Strategi Pembelajaran

Pendekatan Pembelajaran   : 
Pendekatan yang dipakai dalam proses pembelajaran mata kuliah ini yaitu: Pembelajaran berbasis Masiswa (pendekatan rekonstruktifistik)
Strategi Pembelajaran:
1.      Ekspositori dan Iquiri
2.      Struktural dan problem solving
3.      Deduktif dan Induktif
4.      Metode Pembelajaran : Tanya jawab, diskusi, koloquim
5.      Latihan/Praktik


9.      Sumber-sumber Belajar

I.                   Bahan Ajar Utama:

1.      Robert Boehlke, Sejarah Perkembangan Pikiran dan Praktik Pendidikan Agama Kristen 2 (Jakarta : BPK, 2013)
2.      Sutanto Leo, Kiat Sukses Mengelola dan Mengajar Sekolah Minggu Panduan Praktis untuk Menyegarkan, Memotivasi, dan Mengilhami Guru dan Aktivis Sekolah Minggu (Yogyakarta : Andi, 2008)
3.      Yonas Muanley, Kurikulum Dalam Alkitab dan Alkitab dalam Kurikulum (2010)
4.      Yonas Muanley, Efektifitas Proses Pembelajaran PAK … (Disertasi 2012).
5.      Yonas Muanley, Guru Sekolah Minggu Profesional Berciri IKSM SA(Artikel)
6.      Yonas Muanley, Motivasi Berprestasi Guru SM Berciri IKSM SA(Artikel)
7.      Yonas Muanley, Guru Sekolah Minggu yang Berani Bermimpi (Guru Sekolah Minggu yang Entrepreneur)
8.      Yonas Muanley, Guru Sekolah Minggu Bermental Entrepreneur (Artikel)
9.      Yonas Muanley, Dosen Teologi yang Berentrepreneurship (Artikel)
10.  Nico Gara, Menafsir Alkitab Secara Praktis (Jakarta : BPK, 2011)
11.  John C. Maxwell, Berani Bermimpi dan Mewujudkannya (Jakarta : Immanuel, 2009)